MUNASLUB ASMINDO 2017

b

MUNASLUB ASMINDO 2017

Premier Best Western Solo Baru, 17 – 18 Mei 2017.

Solo, Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Solo dari tanggal 17 – 18 Mei 2017. Dalam Munaslub ini Mugianto Sukadi Isman terpilih secara demokratis sebagai Ketua Umum DPP Asmindo Periode 2017 – 2018.

Munaslub tersebut mengambil Tema :

” KEBANGKITAN ASMINDO MENUJU ORGANISASI YANG KUAT UNTUK KEMAKMURAN RAKYAT”

Kegiatan Persidangan pada Munaslub Asmindo 2017 terdiri dari sidang Pleno dan sidang-sidang Komisi antara lain sbb :

1. Komisi A

• Membahas Penyempurnaan AD/ART ASMINDO

2. Komisi B

• Membahas penyusunan dan menetapkan Garis – Garis Besar Haluan Program Kerja Organisasi Asmindo Periode 2017 – 2022.

• Membahas Rekomendasi yang terkait dengan Garis kebijakan organisasi kepada Pemerintah.

3.Komisi C
• Membahas Kriteria Ketua Umum dan Wakil-Wakil Ketua Umum. Serta Tata Cara Pemilihan Ketua Umum dan Wakil-Wakil Ketua Umum.

Ada perubahan besar pada Munaslub Asmindo kali ini, antara lain sebagai berikut :

1. Asmindo adalah organisasi bagi pengusaha mebel dan kerajinan dan barang setengah jadi, penghasil bahan baku, usaha yang memasarkan hasil produk mebel dan kerajinan, serta usaha yang erat kaitannya dengan industri mebel dan kerajinan Indonesia.

Keanggotaan Asmindo diperluas lagi, tidak hanya produsen mebel dan kerajinan dan penghasil bahan baku, namun juga usaha yang memasarkan hasil produk mebel dan kerajinan seperti trading house dan Toko Mebel & Kerajinan sekarang bisa menjadi Anggota Asmindo.

2. Struktur DPP Asmindo mengalami perubahan, di AD/ART yang sekarang Ketua Umum dibantu Wakil- Wakil ketua umum yang Jumlahnya 10 (sepuluh), membawahi bidang -bidang dan bekerja secara kolektif kolegial, bersama ketua umum.

Dalam Munaslub Asmindo juga telah menetapkan Formatur, sebanyak 6 orang bersama Ketua Umum DPP Asmindo terpilih akan menyusun kepengurusan DPP Asmindo dalam waktu 21 hari kedepan. Hal yang baru di Asmindo kedepan akan lebih serius dan konsen menggarap pasar lokal, kebutuhan produk mebel di Indonesia lebih banyak dipasok oleh produk impor.

“Selama 29 tahun, Asmindo memang kiblatnya ekspor. Asmindo memang belum punya bidang untuk pasar dalam negeri. Namun Asmindo dalam kepengurusan ini nanti sdh punya Bidang Marketing Dalam Negeri,GBHO garis kebijak program kedepan selama lima tahun yang ditetapkan dalam Munaslub kemaren, salah satunya konsep mebel nasional akan menjadi skala prioritas.

Untuk tahap awal, Asmindo akan berusaha menjadi pemasok mebel bagi instansi pemerintahan BUMN dan industri konstruksi dalam negeri. Asmindo mampu dan siap untuk bersaing menjadi pemasok produk mebel di ritel-ritel modern.

Hal lain yang cukup penting dari rekomendasi Munaslub adalah program kerja yang akan dilaksanakan setelah kepengurusan DPP Asmindo terbentuk dan dilantik nantinya sangat berharap mebel nasional bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. ’’Percuma saja kalau Asmindo hanya konsentrasi ke pasar ekspor sementara mebel domestik diacak-acak negara lain,’’ banyak hal yang bisa diperbuat untuk menggarap pasar mebel domestik. Misalnya, bekerja dengan para pengembang perumaham maupun pengembang hotel dan perkantoran yang tentu saja membutuhkan banyak mebel. Kerja sama juga bisa dilakukan dengan pemerintah pusat dan daerah dan sekolah-sekolah yang juga membutuhkan mebel. ’’Kami telah membuat konsep industri mebel nasional, Tentu saja ini membutuhkan riset dan rancang bangun”.

Sudah jelas Indonesia mempunyai keungulan Resources di Asean, bahan baku menjadi keunggulan kita. Kemudian, bagaimana proses pengolahan bahan bakunya ini, ke depan industri mebel dan kerajinan Asmindo harus berbasis R&D.

Selama beberapa dasawarsa, industri mebel dan kerajinan di Indonesia masih berada di posisi sebagai tukang jahit, dengan menerima pesanan sesuai model yang diinginkan oleh buyers. Kedepan Asmindo Harus memiliki pusat R&D yang mampu menciptakan desain manufaktur khas Indonesia sehingga menjadi nilai tambah bagi industri mebel dan kerajinan Tanah Air, dan nantinya bisa menjadi kekuatan industri nasional secara global, kita memang harus juga mengikuti dan menyesuaikan tren pasar saat ini.

Solo, 18 Mei2017

Endro Wardoyo

Settering Committe Munaslub Asmindo 2017.

HP 08122753191.